Lapas Tolitoli Bersihkan Lapas Lama dan Siapkan Penanaman Hortikultura Dukung Program Ketahanan Pangan

TOLITOLI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli melaksanakan kegiatan pembersihan Lapas lama yang rencananya akan difungsikan sebagai Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) Tolitoli serta pengisian dan penataan polibek sebagai media penanaman bibit hortikultura, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Lapas Kelas IIB Tolitoli terhadap Program Ketahanan Pangan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Bacaan Lainnya

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur memimpin langsung pelaksanaan pembersihan di Gedung Lapas Lama yang berlokasi di Jalan Kapt. Tendean, Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli.

Kegiatan ini diikuti Pejabat Struktural, jajaran pegawai staf, pegawai POS Bapas Palu di Lapas Tolitoli, CASN, peserta magang, serta Warga Binaan yang menjalani program asimilasi, bergotong royong membersihkan area gedung dan lingkungan sekitar, meliputi ruangan, halaman, serta penataan lahan yang akan dimanfaatkan untuk penanaman bibit hortikultura.

Selain itu, pada hari yang sama, Lapas Kelas IIB Tolitoli juga melaksanakan kegiatan pengisian dan penataan polibek di lingkungan Lapas sebagai media tanam hortikultura.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sarana yang ada dalam rangka mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Lapas Tolitoli dalam mendukung program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Pemanfaatan lahan dan kegiatan hortikultura ini tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat dan bernilai guna,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Tolitoli, Feldianto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan penanaman hortikultura ini, Warga Binaan dibekali keterampilan kerja yang produktif dan bernilai guna, sehingga dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, pegawai POS Bapas Palu di Lapas Tolitoli, Fantako, menyampaikan bahwa keterlibatan Bapas dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergi antarunit pelaksana teknis.

“Kolaborasi antara Lapas dan Bapas ini diharapkan dapat memperkuat proses pembinaan dan reintegrasi sosial Warga Binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” tuturnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ke depannya, kegiatan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan proses renovasi gedung, penanaman, serta perawatan bibit hortikultura secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata, baik bagi keberadaan Kantor Bapas yang baru maupun keberhasilan Program Ketahanan Pangan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *